5. "Mengapa anda melamar posisi ini?"
Meskipun
sepenuhnya benar, jangan pernah memberi jawaban bahwa kamu butuh pekerjaan
setelah berhenti dari perusahaan sebelumnya. Dan juga, jangan memberi kesan
bahwa kamu ingin mendapat penghasilan guna menunjang kebutuhan hidup.
Setiap
perusahaan menginginkan seseorang yang benar-benar berkomitmen dengan manajemen
perusahaan. Serta mengembangkan sikap saling memiliki antara perusahaan dan
pegawai.
Penelusuran
yang saksama atas perusahaan yang dilamar akan menuntun pada apa yang senangi
dan tidak dari perusahaan itu. Kamu harus benar-benar serius mempertimbangkan
bahwa nilai dan budaya dari perusahaan tersebut dapat memberi pekerjaan yang
tepat untuk kamu.
Sekali kamu
mengetahui alasan mengapa kamu menginginkan pekerjaan ini, kamu dapat
memaparkan jawaban bahwa kamu tepat memegang posisi tersebut. Semisal, jika
kamu senang berkomunikasi dengan orang banyak, katakanlah bahwa kepribadian ini
dapat mendukung kegiatan sosialisasi dengan para pelanggan perusahan tersebut.
Yakinkan mereka, bahwa kamu dapat menjadi aset yang baik bagi perusahaan.
4. "Apa yang akan anda lakukan lima tahun ke depan, dari
sekarang?"
Kenyataannya,
banyak orang yang bekerja mirip 'kutu loncat' dari satu tempat ke tempat
bekerja yang lain. Hal ini dikarenakan tidak adanya rencana yang tegas mengenai
perencanaan dalam hidup. Pertanyaan ini sendiri, ingin mengorek sejauh apa
komitmen kamu terhadap perusahaan.
Tidak
dipungkiri bahwa orang yang memiliki rencana jangka panjang dalam agenda
hidupnya lebih diterima. Sifat ini dapat menunjukkan bagaimana kepemimpinan
kamu, dan tetap termotivasi mewujudkannya.
Kamu sebaiknya
meyakinkan pewawancara bahwa perkembangan jenjang karir di perusahaan itu
sejalan dengan rencana jangka panjang dalam hidupmu. Perusahaan tentunya tidak
ingin dikecewakan karena kamu mendadak mengajukan pengunduran diri sebelum
kontrak kerja berakhir.
Namun,
sebelumnya pastikan terlebih dahulu apakah jenjang karir di perusahaan tersebut
akan mendukung cita-cita yang telah disusun selama ini.
3. "Mengapa kami harus menerima anda?"
Ini merupakan
bagian dimana kamu harus mengaitkan jawabannya dengan keahlian dan kepribadian
yang dimiliki. Lengkapi jawaban tersebut, misalnya, dengan menyatakan bahwa
kamu mumpuni dalam kerjasama tim.
Jika kamu tahu
kalah dalam hal pengalaman, keahlian atau beberapa kualifikasi yang dimiliki
para pelamar lainnya, berilah tambahan yang dapat menarik pewawancara. Yakni,
energi dan hasrat yang kuat dalam menjalani pekerjaan tersebut. Tentu dengan
cara memberi gambaran yang tepat bahwa kamu seorang yang berkarisma , percaya
diri, dan penuh semangat dalam bekerja.
2. "Berapa besaran gaji yang anda inginkan?"
Negosiasi
mengenai gaji memang cukup pelik. Sebaiknya, hindari menjawab pertanyaan ini
hingga benar-benar yakin ditawari pekerjaan tersebut. Buatlah terlebih dahulu
perhitungan kasar mengenai gaji yang pantas untuk posisi tersebut.
Berilah kisaran
gaji yang sedikit lebih besar daripada jumlah yang dapat ditawarkan pihak
perusahaan.
Cara lain, kamu
dapat mengajukan balik pertanyaan ini kepada pewawancara: berapa besar gaji
yang ditawarkan untuk posisi tersebut.
Namun, bisa
juga pihak pewawancara ingin mengetahui apakah motif lamaran tersebut hanya
berlandaskan uang semata. Maka, kamu harus mampu menegaskan bahwa prioritas
lamaran kamu adalah pada pekerjaan itu dan bukannya gaji.
Ingatlah untuk
meminta pewawancara untuk menyebutkan jumlah gaji yang ditawarkan, setelah
pekerjaan tersebut diberikan kepada kamu.
1. "Apakah anda hendak menyampaikan pertanyaan kepada kami?"
Ini merupakan
bagian terakhir bagi kamu untuk mengetahui peluang kamu meraih pekerjaan itu.
Sebelumnya, ucapkan terima kasih atas kesempatan menyampaikan pertanyaan, dan
tetaplah bersikap antusias.
Kamu tidak
harus memberi kritik bersifat pribadi mengenai perusahan tersebut.
Tentu saja,
kamu bebas mengajukan pertanyaan yang dikehendaki. Cari tahu sebanyak mungkin
informasi mengenai posisi tersebut dan buat sebuah rangkuman apakah kamu benar
mampu menikmati pekerjaan tersebut. Jika jawabannya condong ke 'iya', maka
tahap berikutnya: Lanjutkan!!
Alih bahasa: AnantaBangun.net
(Sumber:
Hongkiat)
No comments:
Post a Comment